Panglima Angsa

panglima burung1

konon, orang2 Dayak percaya apabila beliau “turun gunung” dari pertapaannya akan disertai suara gemuruh dari langit, yaitu guntur. Dikenal jg dengan nama Panglima Angsa (artinya Guntur/ Kilat).sangat cepat dalam menebas lawan secepat kilat.

panglima burung

“ILUSTRASI”

Panglima Sumpit

panglima-sumpit

Panglima Perang suku Dayak, tidak hanya didominasi oleh kaum tua. Namun banyak pemuda pemuda suku Dayak yang yang telah memiliki kemampuan yang tinggi.

Selain MANDAU (parang/pedang) yang merupakan senjata khas suku dayak, Sumpit merupakan senjata khas yang paling ditakuti. Dalam kehidupan nyata di pedalaman hutan Kalimantan Mandau dan Sumpit adalah sepasang senjata yang tak bisa jauh dari setiap lelaki suku Dayak. Selain untuk membela diri, kedua senjata tersebut dipakai untuk berburu, sebagai cara untuk mempertahankan hidup di hutan yang ganas.

Sumpit-sumpit asli tersebut biasanya tidak di jual, karena dianggap sebagai benda yang memiliki nilai sejarah. Jika kita melihat sumpit-sumpit yang di perjual belikan di toko-toko/gerai souvenir, hampir dipastikan sumpit tersebut hanyalah replika untuk pajangan.

Panglima Burung, Kesatria Suku Dayak

2011784240105101600S600x600Q85

Dalam masyarakat Dayak, dipercaya ada suatu makhluk yang disebut-sebut sangat Agung, Sakti, Ksatria, dan Berwibawa. Sosok tersebut konon menghuni gunung di pedalaman Kalimantan, dan sosok tersebut selalu bersinggungan dengan alam gaib. Kemudian sosok yang sangat di dewakan tersebut oleh orang dayak dianggap sebagai Pemimpin spiritual, panglima perang, guru, dan tetua yang diagungkan. Ialah panglima perang Dayak, Panglima Burung, yang disebut Pangkalima oleh orang Dayak pedalaman.

imagesdy